ALOHA...

this is Ri-chan world about culinary, tourism, fashion, hobbies, experience, and all of fun...

Jumat, April 27, 2012

Amplang Bumbu KUKU MACAN

Setelah berkeliling Kebun Sayur dan kenyang bertemu Lik Min, saya dan sister masih harus berburu kuku macan titipan tante.
Katanya sih camilan khas Kalimantan. Bayangan saya nih, kuku macan asli dipotong - potong pakai potongan kuku, hehe... *yang ada malah manusia yang dipotongin kukunya ma si macan :P*

Mengikuti bakat alami saya yang punya naluri pemburu, kami bertolak ke arah bandara.
Yup... Tidak salah kami ke arah sini, karena kami langsung menemukan satu toko oleh - oleh makanan.


Olala...
Begini ya bentuknya si kuku macan. Ternyata amplang (sebangsa krupuk) yang bentuknya pipih/kecil/imut.
Ada berbagai macam rasa lho, menurut saya yang dominan rasa gurihnya. :)

Selain amplang, kata teman saya Apollo juga khas di sini. Makanya dia (teman saya) nitip Apollo sebagai oleh - oleh.
Padahal ada ikan dibalik amplang alias ada udang dibalik batu nih dia, hihihi... *bilang aja minta, Beh*
Kalau Apollo-nya enak semua, tapi saya lebih suka yang bukan bolu. Kriuk kriuk gitu deh... :9





Puas memborong semua camilan, kami pun langsung ngacir balik ke hotel. *takut pengen beli setokonya, hehe... :P*
Ternyata sepanjang jalan sebelum berputar balik, terlihat banyak toko oleh - oleh makanan lho...
Kami cuekin saja, kan sudah beli sekardus nih. Hee... *nunjuk kardus yang digendong mbak*

Waktunya kami istirahat setelah seharian melanglang buana, tentu saja dengan menyamil kuku macan. Arrggghhhh... *woi, inget! kuku macannya buat oleh - oleh*

Rabu, April 25, 2012

Bakso dan Mie Ayam Solo LIK MIN

Berada di luar pulau, bagi saya tetap merindukan satu makanan kesukaan ini.
Tidak lain dan tidak bukan adalah mie ayam bakso. :D
Sepertinya dimana saja, mie ayam bakso selalu membuat mata saya terbelalak dan perut semakin keroncongan. Hehehe...
Boleh dibilang saya mungkin masuk daftar Klub Penggemar Mie Ayam Bakso, hahaha... *klub yang aneh*

Setelah puas membeli oleh - oleh di Pasar Inpres Kebun Sayur , saya dan sister berburu something hot. Meski cuaca hot, tapi justru memakan masakan berkuah yang panas membuat pikiran kita jadi fresh.
Pernah merasa seperti itu?? Atau hanya perasaan saya saja ya??? Hihihi... :"P
Kami pun menemukan warung bakso tidak jauh dari Plaza Balikpapan. Bakso dan Mie Ayam Solo Lik Min, yang berada di lampu bangjo pertigaan.



Terbiasa dengan harga seporsi bakso berkisar antara Rp 5.000,- sampai Rp 10.000,- plus minum yang ditotal jika makan berdua menjadi Rp 25.000-an.
Maka kami terkejut sekali saat membayar dua porsi mie ayam bakso dan dua gelas es jeruk seharga Rp 36.000,-
Weww... (>,<)
Ternyata memang benar, 'beda daerah, beda penghasilan, beda kebutuhan pokok dan gaya hidupnya' ya...
But, urusan rasa saya kira sebanding dengan harganya.
Meski bakso kasarnya bagi saya kurang berurat, so dua jempol deh buat Lik Min... (^^)b

Selasa, April 24, 2012

3rd Day to Pasar Inpres KEBUN SAYUR

3 Februari 2012

Bingung saya harus mulai dari mana.... Hoaheemmm... *kucek - kucek mata baru bangun tidur*
Yang pasti hari ini saya dan sister harus beli buah tangan a.k.a oleh - oleh untuk dibawa pulang ke Jogja. Mumpung masih ada pinjaman motor juga, hohoho... :D *modus ternyata*
Teringat  kata mommy yang pernah ke Balikpapan juga nih, "Kalau mau beli oleh - oleh ke Plaza Kebun Sayur aja."
So, berangkatlah kami dengan motor pinjaman menuju Plaza Kebun Sayur.
Ngeeennnggg...

Back to last night...
Sebenarnya setelah main di Pantai Manggar, kami tidak langsung kembali ke hotel. Kami berkeliling dulu menikmati suasana malam Balikpapan
Salah satunya kami ke Plaza Kebun Sayur. Dan sister pun bertanya jalan menuju kesana melalui mas empunya motor, hihihi...
Ini hanya ilmu kira - kira lho yaaa... Nggak tahu masnya sengaja (karena kami pinjam motornya seharian) atau memang dia tahunya jalan (menuju Plaza Kebun Sayur) hanya rute ini, tapi sumpah ini jalan horror banget!! (>,<)
Jadi si mas memberi tahu jalannya lewat Wisma Kemala ke arah pelabuhan. Bayangan kami, saya khususnya, "Wow, pemandangan malam di pelabuhan!"
Eh, ternyata... Sepiiiiiiiiiii...
Kami melewati kanan gunung, kiri kilang minyak. Ini daerah apa ya namanya??? *syereeemm uyy!*
Sampai bingung mau tanya orang apa benar jalan ini yang harusnya kami tempuh, huhuhu...
Secercah harapan muncul, ada seorang wanita yang sedang menunggu angkot dan menjadi target bertanya kami. *wanita ya??nempel tanah nggak kakinya?? :P*
Jawabannya pun menentramkan hati, meski masih berkilo - kilometer lagi jalan yang harus kami lalui.

Tepat sekali, kami sampai tujuan dengan selamat. Horeeeee...!!
Tapi... Eh, yah... Kok tutup sich??! (-_-")
Setelah perjuangan seram kami, ternyata tutup! Arrggghhhh.....!!!
Ya sudah, kami pun merencanakan akan ke sini lagi besok. Tentu saja dengan rute jalan lain yang lebih banyak manusianya, heee... *cari orang buat ditanyain*

***


Sesampainya di Plaza Kebun Sayur dengan melewati jalan tengah kota...
"Mirip Tanah Abang ya," celetuk saya sambil mengamati baju - baju dari satu toko ke toko yang lain.
"Iyah... Mana yang jualan baju tulisannya BALIKPAPAN, sama batu - batuan and aksesoris kayak kata tante (mama maksudnya) ya???"
"Mungkin yang di depan kali, Mbak. Tadi aku liat ada kaos tulisannya BALIKPAPAN gituuu..."
"Yaudah, nyebrang ke depan aja yuk."

Tak lupa selama kami menyebrang, jepret sana jepret sini dulu donkkk. :D
Sampai ada sopir angkot melongo melihat aksi kami, untung angkotnya nggak nabrak lampu bangjo. Hehe...











Benar sekali!
Di sini kami menemukan kaos bertuliskan 'Balikpapan', 'Borneo', dan 'Kaltim'. Harganya mulai dari Rp 35.000,-.
Asyiiikkkkk...!! (^o^)/
Selain itu, ada daster, batik, tenun, dan lain - lain yang semuanya khas Kalimantan. Beli daster buat mommy ah...
Kami pun gelap mata menanyakan semua harga barang yang ada disini, inginnya sih semua dibeli untuk oleh - oleh. *mupenk*
Apalagi bebatuannya, kinclong mak! Tapi apa daya, uang di dompet mulai menipis. Hihihi...
Saran saya nih, jangan malu untuk menawar. Urusan shopping muka tebal aja, hahaha...


Yuk pulang, Sist...
Keburu kita nggak bisa menahan nafsu belanja. Ouuppzzz... :P

to be continue...