ALOHA...

this is Ri-chan world about culinary, tourism, fashion, hobbies, experience, and all of fun...
Tampilkan postingan dengan label Jalan - jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan - jalan. Tampilkan semua postingan

Minggu, April 29, 2012

Last Day in BALIKPAPAN

4 Februari 2012

Inilah hari terakhir saya dan sister menggila di Balikpapan.
Yah, karena jam 4 sore kami akan terbang kembali ke Jogja.
Huhuhu... Sedih deh...

Suasana malam di jembatan Plaza Balikpapan


Menurut saya, Balikpapan kotanya bersih dan tertib lho...
Orang yang akan menyeberang jalan disediakan tempat khusus, bahkan dilindungi Undang - undang.
Patut dicontoh nih! :)





Alhamdulillah kami sudah menyicipi travelling di sini, meski rasanya empat hari tidak cukup bagi kami mengelilingi satu kota di Kalimantan Timur ini.
Saya sih berharapnya ada kesempatan lain untuk mengunjungi Balikpapan lagi, dan kota - kota lain di Indonesia tentunya.
Hohoho... :D *Bismillah ya Allah*

Selasa, April 24, 2012

3rd Day to Pasar Inpres KEBUN SAYUR

3 Februari 2012

Bingung saya harus mulai dari mana.... Hoaheemmm... *kucek - kucek mata baru bangun tidur*
Yang pasti hari ini saya dan sister harus beli buah tangan a.k.a oleh - oleh untuk dibawa pulang ke Jogja. Mumpung masih ada pinjaman motor juga, hohoho... :D *modus ternyata*
Teringat  kata mommy yang pernah ke Balikpapan juga nih, "Kalau mau beli oleh - oleh ke Plaza Kebun Sayur aja."
So, berangkatlah kami dengan motor pinjaman menuju Plaza Kebun Sayur.
Ngeeennnggg...

Back to last night...
Sebenarnya setelah main di Pantai Manggar, kami tidak langsung kembali ke hotel. Kami berkeliling dulu menikmati suasana malam Balikpapan
Salah satunya kami ke Plaza Kebun Sayur. Dan sister pun bertanya jalan menuju kesana melalui mas empunya motor, hihihi...
Ini hanya ilmu kira - kira lho yaaa... Nggak tahu masnya sengaja (karena kami pinjam motornya seharian) atau memang dia tahunya jalan (menuju Plaza Kebun Sayur) hanya rute ini, tapi sumpah ini jalan horror banget!! (>,<)
Jadi si mas memberi tahu jalannya lewat Wisma Kemala ke arah pelabuhan. Bayangan kami, saya khususnya, "Wow, pemandangan malam di pelabuhan!"
Eh, ternyata... Sepiiiiiiiiiii...
Kami melewati kanan gunung, kiri kilang minyak. Ini daerah apa ya namanya??? *syereeemm uyy!*
Sampai bingung mau tanya orang apa benar jalan ini yang harusnya kami tempuh, huhuhu...
Secercah harapan muncul, ada seorang wanita yang sedang menunggu angkot dan menjadi target bertanya kami. *wanita ya??nempel tanah nggak kakinya?? :P*
Jawabannya pun menentramkan hati, meski masih berkilo - kilometer lagi jalan yang harus kami lalui.

Tepat sekali, kami sampai tujuan dengan selamat. Horeeeee...!!
Tapi... Eh, yah... Kok tutup sich??! (-_-")
Setelah perjuangan seram kami, ternyata tutup! Arrggghhhh.....!!!
Ya sudah, kami pun merencanakan akan ke sini lagi besok. Tentu saja dengan rute jalan lain yang lebih banyak manusianya, heee... *cari orang buat ditanyain*

***


Sesampainya di Plaza Kebun Sayur dengan melewati jalan tengah kota...
"Mirip Tanah Abang ya," celetuk saya sambil mengamati baju - baju dari satu toko ke toko yang lain.
"Iyah... Mana yang jualan baju tulisannya BALIKPAPAN, sama batu - batuan and aksesoris kayak kata tante (mama maksudnya) ya???"
"Mungkin yang di depan kali, Mbak. Tadi aku liat ada kaos tulisannya BALIKPAPAN gituuu..."
"Yaudah, nyebrang ke depan aja yuk."

Tak lupa selama kami menyebrang, jepret sana jepret sini dulu donkkk. :D
Sampai ada sopir angkot melongo melihat aksi kami, untung angkotnya nggak nabrak lampu bangjo. Hehe...











Benar sekali!
Di sini kami menemukan kaos bertuliskan 'Balikpapan', 'Borneo', dan 'Kaltim'. Harganya mulai dari Rp 35.000,-.
Asyiiikkkkk...!! (^o^)/
Selain itu, ada daster, batik, tenun, dan lain - lain yang semuanya khas Kalimantan. Beli daster buat mommy ah...
Kami pun gelap mata menanyakan semua harga barang yang ada disini, inginnya sih semua dibeli untuk oleh - oleh. *mupenk*
Apalagi bebatuannya, kinclong mak! Tapi apa daya, uang di dompet mulai menipis. Hihihi...
Saran saya nih, jangan malu untuk menawar. Urusan shopping muka tebal aja, hahaha...


Yuk pulang, Sist...
Keburu kita nggak bisa menahan nafsu belanja. Ouuppzzz... :P

to be continue...

Kamis, April 19, 2012

Tidak Sengaja ke PANTAI MANGGAR

2 Februari 2012

Setelah puas bermain dan berphoto ria di Pantai Kemala, saya dan sister langsung menuju Hotel Budiman yang berada di Jl. Jendral Ahmad Yani No.34.
Dengan berbekal dua tas yang isinya semakin hari semakin penuh, ditambah dua pernak - pernik lain (baca : tas kresek), lengkap sudah bawaan kami untuk naik angkot. Hahaha...
Yeah... Duo cewek pembawa segudang barang yang menuh - menuhin angkot, sampai nggak ada angkot yang berhenti untuk menampungnya. *lebeh*

Bagai mengikuti olimpiade olahraga yang butuh tenaga ekstra, kami langsung ambruk di kasur empuk setibanya di kamar hotel.
Jam tangan menunjukkan pukul 14.30 WITA, kami yang hanya guling - gulingan tapi nggak bisa tidur, memutuskan untuk mengunjungi saudara Jogja yang baru saja pindah ke daerah Batakan.
Modal nekat, kami berencana ke daerah antah berantah (bagi kami) itu dengan naik angkot.
Sudah yakin bertanya resepsionis angkot apa untuk menuju ke Batakan, tiba - tiba sesosok pria muncul yang menawari motornya.
"Waduh, tukang ojek dari mana nih mak bedhundhuk nongol???" Batin saya bingung.
Sister saya yang terkenal ramah pun menyapa sosok tersebut dengan manisnya, "Hai, Mas. Kok tau kita udah pindah hotel?"
Pria yang ditanya hanya nyengir dan malah menjawab, "Kalo mau pergi pake motorku aja lho, dek Enggar."
Woww... Kok tahu nama my sister ya??
Ternyata eh ternyata, pria ini adalah orang yang sister ceritakan semalam. Temannya yang bekerja di Kalimantan. :P
Tanpa ba-bi-bu, sister pun meng-iya-kan tawarannya dan menyambar motor plat KT di parkiran. *kayaknya semua plat di sini KT deh...*
Then, kabuuuuurrr... Siapa tahu pria tersebut tiba - tiba membatalkan niat baiknya karena bentuk kami yang tidak meyakinkan, makanya kami menghilang secepat kilat bersama angin. *berasa jadi pendekar rajawali a.k.a Yoko :D*

Perjalanan bolang (baca : bocah ilang) menuju Batakan memakan waktu hampir satu jam, dibumbui dengan bertanya banyak orang dijalan... *tips tanya alamat ke orang : milih yang mbak - mbak ato ibu - ibu biar nggak dikibulin :P*
Sesampainya kami pada alamat yang diberikan saudara, dengan PD-nya saya langsung mengetuk pintu secara liar.
Alhasil... Yang keluar bukan saudara saya!! OH NO!!!
Padahal saudara perempuan saya bercerita kalau hanya tinggal berdua dengan sang suami saja.
Lalu, siapakah wanita yang membuka pintu ini?! *ala pembawa acara infotainment*
Wajah kami langsung pucat, keringat bercucuran, air mata pun tumpah. Dengan terbata - bata saya bertanya, "Maaf, mbak Zula-nya ada?"
Wanita yang sempat bingung itu akhirnya tersenyum, "Ohh... Rumahnya Zula samping sini," sambil mengetuk pintu di sampingnya.
Tidak berapa lama, saudara yang kami cari pun keluar dengan membawa peralatan masaknya. *horeee... tim termelet - melet sukses menemukan orang hilang :P*
Dan saudara kami tentu saja sangat sangat terkejut, "Bisa - bisanya kalian nyampe sini??!"
"Hehehe... Kita gitu loh, Mbak...," nyengir bangga.

Rumah yang dihuni saudara saya memang dibagi dua oleh pengontraknya, tapi tetap dengan satu nomor rumah. Pantas saja.....
Masuk rumah imut ala pengantin baru ini, kami langsung menyerbu minuman. Hehehe... Maaf ya, Mbak Zula, kami kehausan! >,<
Setelah ngobrol sana sini, panjang kali lebar kali tinggi. Saya bertanya daerah wisata yang berada dekat dari rumahnya.
Katanya, ada pantai yang bisa ditempuh kurang lebih 10 menit saja dari rumahnya.
Asyiiikkk..... Yuk, cabut ke pantai, Sist. *dasar nggak sopan baru nyampe udah pamit pulang aja : kata sodara :P*




Ternyata memang benar...
10 menit kami sudah tiba di Pantai Manggar.
Ancer - ancernya dari PLN ke arah barat, terusss... Sampai bertemu Jembatan Manggar Besar masih terusss... Tidak jauh dari situ ada gapura Pantai Manggar.
(^-^)
Ayeeeee... Panteeeee...!!!!! *guling - guling dipasir*
Sayangnya saudara kami tidak bisa ikut karena menunggu sang suami pulang dari kantor. *dasar pengantin baru bikin iri (-..-)*

Saya suka pasir pantai di sini. Benar - benar pasir halus yang berwarna putih, bukan pasir yang terjadi dari pecahan - pecahan karang dan kerang.
Pantainya pun teduh dengan berbagai pepohonan rindang. So, bagi yang lelah setelah beraktifitas di pantai bisa menggelar tikar di bawah pohon dan pesan makanan. :)











Sebenarnya masih ingin berlama - lama di sini, namun perlahan matahari sudah mulai bermain di tepian ufuk.
Itu tandanya kami harus segera pulang sebelum gelap menemani dalam perjalanan.
Tapi, seperti yang kami rencanakan sebelum berangkat, kami akan mampir makan di Kepiting Dandito. Hohoho... *dasarnya kelaperan*

HAVE A NICE TRIP TODAY!!!
Yihhhaaaaaaaaaaa..... \(^o^)/

Kamis, April 12, 2012

2nd Day at PANTAI KEMALA

2 Februari 2012

Pagi yang cerah di hari kedua dataaannnggg...^^
Tapi sinar seterang apa pun sepertinya belum bisa membangunkan duo beruang hibernasi dalam sarangnya, hohoho...

So, setelah check-out dan menitipkan segudang tas berharga (dengan PD-nya), kami melanjutkan sesi pemotretan.
Narsis dimana saja, kapan saja, dengan apa saja. Hahaha... :D
Yah, siapa tau ada photographer yang lewat lagi kelilipan and tertarik sama gaya urban kami, heheee...




Jarak menuju pantai kalau saya bilang sangat sangat sangat dekat sekali, bisa ditempuh dengan berjalan kaki saja.
Mungkin kalau lagu, lima langkah dari Wisma Kemala. Hehehe... *dangdut mania :P*
Kami pun dengan semangat membara memulai aksi pose, dimulai dari Rumah Sakit Pertamina yang berada tepat di depan Wisma Kemala.






Saat kami dengan hebohnya masuk ke Pantai, oupzzz... O o... Banyak tim gegana memenuhi pantai!
Kami pun panic at the disco (baca : panik sambil goyang).
Tapi ternyata, sepertinya pantai ini merupakan markas kepolisian...
Usut punya usut, setelah kami celingak - celinguk melihat sekeliling, para polisi tersebut sedang beristirahat.
Duh, bikin deg - degan dech! Kami kira kan ada teroris berkeliaran... *teroris hati mah banyak, nyahahaha...*
Daripada melongo, mending photoin kita berdua ya, Pak!
Awasss... Jangan sampai naksir kita lho, hihihi... :P







Sebenarnya, semalam kami sudah mampir sini tapi karena gelap bin gulita bin kami tidak puas, jadi balik lagi deh siangnya...
Kalau malam suasananya begini nich... *romantis euy*





Love this place!!
Dari dulu pengen banget punya rumah dekat pantai (biar bisa teriak - teriak kalau sedang gundah), tapi yang dekat kota juga. Kayak Pantai Kemala ini, pas banget sama bayangan saya!
Alhamdulillah kesampaian ya Allah, meski hanya menginap semalam dan belum sempat teriak - teriak. :)
Then, ini saatnya kami pindah hotel..... *lambai - lambai manggil angkot*


to be continue...

Minggu, April 08, 2012

1st Day, ARRIVED

Alohhhaaa...!!!
Saya muncul untuk memenuhi janji, yeahhh...
Umm.. Ngomong - ngomong, janji apa ya?? *gubraakk*
Hehehe... Just kidding...

Hokeee...
Saya akan bercerita tentang kisah kasih saat travelling. :)
Perjalanan pertama saya dimulai pada, 1 Februari 2012.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu setengah jam, tibalah saya dan my sister di bandara Sepinggan, Kalimantan Timur.
Cihuuuyyy!! Balikpapan, I'm here!! *gelantungan di pesawat*


Waktu menunjukkan pukul 11.00 WITA, saat kami naik Avanza (angkutannya AURI) menuju ke Wisma Kemala untuk menginap (atas rekomendasi seseorang).
Setelah menata barang bawaan, kami pun keluar mencari makan. Aseeekkk... *perasaan barangnya juga cuma dilempar :P*
Malu bertanya sesaat dijalan.
Saya rasa pepatah ini memang ada benarnya. So, tanpa ampun dan tanpa malu kami pun bertanya ke semua orang yang kami lihat. Hehehe...
Mulai dari naik angkot apa menuju ke kota, hotel murah ada dimana saja, sampai angkot apa untuk ke stasiun.
Yup, dengan angkot no.3 kami sampai di bawah jembatan Plaza Balikpapan. Cukup mengeluarkan Rp 3.000,- saja per orang.

Karena ini pertama kalinya kami menginjakkan kaki di negeri Beruang Madu, sejenak kami melupakan untuk berwisata kuliner dan langsung menyerbu food court di lantai 3.
I think, kalau ke food court pasti pilihan makanannya lebih bervariasi untuk menyumpal perut yang super bergejolak tidak tertolong ini.
Dan, it's true.. Saya berada di Pasifica Food Court yang menunya sampai 10 buku. *becanda*
Bahkan saya sempat kebingungan ingin makan apa, hehehe... :P

Sop Buntut

Ayam Goreng Kremes


Sup Juan Lou

Cumi Goreng Singapore

Sebenarnya jarak ke pusat kota tidak terlalu jauh, apalagi jalan utama disini cukup lurus - lurus saja.
Tetapi kami ingin mencari hotel yang lebih dekat lagi supaya bisa dengan mudah jalan sini jalan sana tanpa naik angkot. *bilang aja males (-.-)*
Then, setelah selesai makan kami pun berkeliling mencari hotel (yang pasti terdekat di sekitar mall). Dari Hotel Gajahmada, Hotel Bahtera, semua kami kunjungi. Cuma berkunjung lho ya, hihihi... :)
Tidak berapa lama, akhirnya kami menemukan Hotel Budiman yang kami rasa harganya cocok dengan kantong.
Okaayyy... Mulai besok kami akan pindah ke sini!! ^^


to be continue...