ALOHA...

this is Ri-chan world about culinary, tourism, fashion, hobbies, experience, and all of fun...
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juni 01, 2012

PENGUMUMAN Art Jog 12

Horeee...
Akhirnya setelah seleksi panjang dan membingungkan... *karena semua karya OK punya*
Inilah para seniman yang lolos seleksi untuk bergabung dalam ART|JOG|12. Anda kah salah satunya???
Check this out bin cekebrot...

PESERTA ART|JOG|12

Commision work

01 Angki Purbandono (Yogyakarta)
02 I Made Widya Diputra (Yogyakarta)
03 Joko Dwi Avianto (Bandung)

Special invitation
04 Ashley Bickerton (Bali)
05 Damien Hirst (England)
06 Wim Delvoye (Belgia)

Dari 883 aplikasi yang masuk ke panitia, meliputi 1692 karya, Kurator beserta Tim artistik ARTIJOGI12 memilih nama seniman tersebut dibawah ini,


07 @name (Yogyakarta)
08 A.C. Andre Tanama (Yogyakarta)
09 Aan Arief Rahmanto (Yogyakarta)
10 Adi Gunawan (Yogyakarta)
11 Adi Panuntun (Jakarta)
12 Aditya Novali (Solo)
13 Afdhal (Yogyakarta)
14 Agan Harahap (Jakarta)
15 Agapetus A. Kristiandana (Yogyakarta)
16 Agung Hanafi a.k.a. Pekik (Yogyakarta)
17 Agung Kurniawan (Yogyakarta)
18 Agung Nugroho Widhi (Yogyakarta)
19 Agung Tato Suryanto (Surabaya)
20 Agus Heru Setiawan (Yogyakarta)
21 Agus Prasetyo (Yogyakarta)
22 Agus Triyanto B.R. (Yogyakarta)
23 Agustina Tri Wahyuningsih (Yogyakarta)
24 Ahdiyat Nur Hartarta (Bandung)
25 Ahmad Fuad Osman (Malaysia)
26 Anang Saptoto (Yogyakarta)
27 Andang Kelana (Jakarta)
28 Anggun Priambodo (Jakarta)
29 Anton Afganial (Solo)
30 Anton Subiyanto (Yogyakarta)
31 Antoni Eka Putra (Yogyakarta)
32 Arya Pandjalu (Yogyakarta)
33 Arya Sukapura Putra a.k.a ASP (Yogyakarta)
34 AT. Sitompul (Yogyakarta)
35 Awan Simatupang (Jakarta)
36 Azhar Horo (Yogyakarta)
37 Bagus Pandega (Bandung)
38 Bambang Pramudiyanto (Yogyakarta)
39 Bayu Widodo (Yogyakarta)
40 Bayu Yuliansyah (Yogyakarta)
41 Beatrix Hendriana Kaswara (Bandung)
42 Bob 'Sick' Yudhita (Yogyakarta)
43 Budi Kustarto (Yogyakarta)
44 C. Roadyn (Yogyakarta)
45 Claudia Dian (Bandung)
46 Dadi Setiadi (Yogyakarta)
47 Dadlan Afrelno (Yogyakarta)
48 Danang Pambayun (Yogyakarta)
49 Dedy Sufriadi (Yogyakarta)
50 Deni Rahman (Yogyakarta)
51 Dipo Andy (Yogyakarta)
52 Dwi Joko Haryanto (Yogyakarta)
53 Eddi Prabandono (Yogyakarta)
54 EddiE haRA (Swiss)
55 Eddy Hermanto (Bandung)
56 Eddy Susanto (Yogyakarta)
57 Edo Pillu (Yogyakarta)
58 Eko Nugroho (Yogyakarta)
59 Eldwin Pradipta (Bandung)
60 Endang Lestari (Yogyakarta)
61 Erianto (Yogyakarta)
62 Farhan Siki (Yogyakarta)
63 Fauzi As'ad (Liechtenstein)
64 Fida Irawanto (Yogyakarta)
65 Fillipo Sciascia (Bali)
66 Galam Zulkifli (Yogyakarta)
67 Giring Prihatyasono (Yogyakarta)
68 Gusmen Hariadi (Yogyakarta)
69 Hafiz (Jakarta)
70 Handiwirman Saputra (Yogyakarta)
71 Haris Purnomo (Jakarta)
72 Heri Dono (Yogyakarta)
73 Herik (Yogyakarta)
74 Hojatul Islam (Yogyakarta)
75 I Gede Made Surya Darma (Bali
76 I Gusti Ngurah Udianata - Rahman (Bali)
77 I Gusti Ngurah Udiantara - Tantin (Yogyakarta)
78 I Made Wiguna Valasara (Yogyakarta)
79 Idi Pangestu (Yogyakarta)
80 Irwanto Lentho (Yogyakarta)
81 Iswanto Hartono (Jakarta)
82 Ivan Sagita (Yogyakarta)
83 Iwan Effendi feat Papermoon (Yogyakarta)
84 Jana Laurens (Medan)
85 Julia Sari Setiati (Jakarta)
86 Karyadi (Yogyakarta)
87 Krisgatha Achmad (Jakarta)
88 Krisna Murti (Jakarta)
89 Kusmanto (Yogyakarta)
90 Laksmi Sitaresmi (Yogyakarta)
91 M. A Roziq (Yogyakarta)
92 M. Andi Dwi (Yogyakarta)
93 M. Ihsan (Yogyakarta)
94 M. Irfan (Yogyakarta)
95 Mahardika Yudha (Jakarta)
96 Marco Cassani (Bali)
97 Mella Jaarsma (Yogyakarta)
98 Moelyono (Tulungagung)
99 Mouna (Malang)
100 Muhamad 'Ucup' Yusuf (Yogyakarta)
101 Nasirun (Yogyakarta)
102 Nindityo Adi Purnomo (Yogyakarta)
103 Nurrachmat Widyasena (Bandung)
104 Oky Rey Montha (Yogyakarta)
105 Ostheo Andre (Yogyakarta)
106 Pande Ketut Taman (Jawa Tengah)
107 Pandu Pribadi (Magelang)
108 Parallab (Bandung)
109 Patriot Mukmin (Bandung)
110 Paul Kadarisman (Jakarta)
111 Pintor Sirait (Bali)
112 Pupuk Daru Purnomo (Yogyakarta)
113 Putra Eko Prasetyo (Yogyakarta)
114 Qoyim Bana Nasution (Bandung)
115 Ragil Adi Winata (Semarang)
116 Ratna Harwiyati (Bontang)
117 RE Hartanto (Bandung)
118 Recycle Experience (Bandung)
119 Rega Ayundya Putri (Bandung)
120 Restu Ratnaningtyas (Yogyakarta)
121 Rieswandi (Bandung)
122 Rifqi Sukma (Yogyakarta)
123 Riono Tanggul Nusantara (Yogyakarta)
124 RM Soni Irawan (Yogyakarta)
125 Romi Armon (Yogyakarta)
126 Ronald Ventura (Philipines)
127 Rudayat (Bandung)
128 Rudi Mantofani (Yogyakarta)
129 S. Teddy D. (Yogyakarta)
130 S. Dwi Stya 'Acong' (Yogyakarta)
131 Samsul Arifin (Yogyakarta)
132 Seruni Bodjawati (Yogyakarta)
133 Siddhartha Kandahdjaja (Bandung)
134 Sigit Pamungkas (Sukoharjo)
135 Sigit Santoso (Yogyakarta)
136 Sri Astari (Jakarta)
137 Suparman (Yogyakarta)
138 Surajiya (Yogyakarta)
139 Tara Astari Kasenda (Bandung)
140 Teguh Agus Priyanto (Bandung)
141 Theo Fritz Hutabarat (Bandung)
142 Tintin Wulia (Australia)
143 Tisna Sanjaya (Bandung)
144 Titarubi (Yogyakarta)
145 T-KA_T-KI 'Trinodal Group (Yogyakarta)
146 Tommy Aditama Putra (Bandung)
147 Tulus Rahadi (Ngawi)
148 Ugo Untoro (Yogyakarta)
149 Uji Handoko (Yogyakarta)
150 Vasiliki Ralli (Yogyakarta)
151 Willis Turner Henry (Singapura)
152 Wilman Syahnur (Yogyakarta)
153 Wisnu Auri (Yogyakarta)
154 Yudi Sulistyo (Yogyakarta)
155 Yuli Prayitno (Yogyakarta)
156 Yustoni Volunteero (Yogyakarta)


Selamaaaaat...!!! \(^o^)/
Saya mewakili panitia ARTIJOGI12 mengucapkan terima kasih kepada seluruh seniman yang berpartisipasi, dalam seleksi.
Dan bagi yang belum terpilih, panitia menyambut anda dalam event ART|JOG mendatang...

Lebih jelasnya, mampir ke web ART JOG aja yuk! :D

Kamis, Mei 03, 2012

ART JOG 2012

Alhamdulillah...
Sekarang saya sedang bergabung dengan ART JOG 2012!
Yihaaa.........!!! ^^


ART JOG sendiri hadir sebagai sebuah wadah yang merespon perkembangan pasar seni rupa Indonesia, baik secara lokal maupun global.
Program utama ART JOG 12 tetap merupakan art fair para seniman muda; dengan tujuan mempromosikan pencapaian para seniman muda kepada pasar seni rupa lokal dan internasional.
Mengambil tajuk 'Looking East - A Gaze upon Indonesian Contemporary Art', diharapkan kita bisa melihat dengan lebih jeli apa yang sedang berlangsung di kawasan timur dunia, terutama di Indonesia.
 
Cara penyelenggaraannya masih sama; yaitu open call application bagi semua seniman dan penyeleksian dilakukan oleh departemen artistik ART JOG.
Untuk open call application masih ditunggu sampai 15 Mei 2012.
Bagi yang ingin bergabung silahkan unduh formulirnya di sini.

For more info, silahkan buka facebook ART JOG 12.
Kami tunggu partisipasi anda!
SemangART!!! :D

Rabu, Februari 08, 2012

JOGJA DRAGON FESTIVAL di Pekan Budaya Tionghoa

6 Februari 2012


Meski saya tidak bisa mengikuti acara pembukaan Pekan Budaya Tionghoa, tapi saya menghadiri penutupannya lho...
Yup, event yang terselenggara dalam memeriahkan Imlek ini diakhiri dengan berkeliarannya para naga di sepanjang jalan Malioboro.
Seperti inilah kehebohan pesta naga yang membuat jalan Malioboro sudah ditutup sejak pukul 16.00 WIB (yang menyebabkan saya dan kakak harus berputar mencari parkiran).
Uyeeeaaahhh...!!!







 
Barongsai cilik ada juga lho... :P

Sebelumnya...
Saya dan kakak tiba pukul 18.00 WIB, parkir di samping pasar Beringharjo, kemudian jalan sedikit menuju daerah Pecinan.
Sambil menunggu acara para naga yang belum dimulai, kami pun berjalan - jalan sembari mencuci mata plus mencari sesuap makanan untuk naga dalam perut (baca : kelaparan). Hehe... :D
Yah, gang yang biasanya sepi ini disulap menjadi ramai dan wow!
Berbagai makanan ajaib dan enak, serta bermacam pertunjukkan seru dan menarik yang bisa dinikmati di sini.
Yang paling saya suka big sausage - nya Little Chef's, uhuuuiii...! (*o*)







Yummy sausage!!!^^

Hal lain yang tak terlupakan dan semua orang suka, adalah kemunculan kembang api (yang benar - benar mengejutkan saya dan kakak). *eh copot copot copot*
Sebagai gong acara, kembang api ini dipusatkan di area 0 kilometer, tujuan akhir dari perjalanan para naga. *berasa cerita legenda*
Sayangnya, kemunculan kembang api ini hanya sebentar dan sedikit. Hee... :P *panitia said : beli 'n nyalain sendiri kalo kurang puas mbak!*




Serunya lagi nich, Linda dan teman - teman kakak bergabung bersama kami.
Salam kenal ya Hani, Leo, Anggi, Echo, Fajri, dan Aga!
Jadi, malam ini kami makin menggila... Xixixixixi...^^
Bagi yang memergoki kelakuan kami, maaf ya... *melambai - lambai geje di trotoar*

And for you, Guys...
Mana angpaunya??? Hohoho... *kedip - kedip*
GONG XI FA CAI!!! ^^

Sabtu, Januari 28, 2012

Mari Mampir ke SEKATEN

Waduh...
Sepertinya postingan saya ini too late yah?!
Di saat sekaten sudah hampir penutupan, eh saya baru mengeluarkan postingan. Ehehe... *garuk - garuk*

No problemo sich!
Toh, postingan telat ini bermaksud agar detik - detik terakhir sekaten semakin meriah oleh banyaknya pengunjung.
Yang belum pernah datang agar datang sebelum event ini berakhir, dan yang sudah tahu supaya ketagihan datang lagi. Hohoho...

Sebenarnya...
Akibat rasa senang dan penasaran yang tak terhingga (mendengar sekaten akan digelar), membawa saya dan Nyoz sekedar melihat suasana alun - alun utara pada 2 Desember 2011 silam.
Sesampainya di tekape, beginilah keadaannya.



Padahal menurut jadwal perayaan sekaten diadakan mulai dari akhir Desember. Tapi bisa dilihat 'kan atensi dari para pedagangnya yang sungguh luar biasa ini?
Mereka sudah mulai membangun 'dagangannya' tiga minggu sebelum peresmian sekaten. *berbinar - binar*
Bianglala, komedi putar, kora - kora, ombak banyu, dan tong stan, satu - persatu mulai berdiri.
Tak ketinggalan ada juga jet coaster, bom bom car, dan kereta mini yang makin menambah seru permainan di sekaten. :)

Sekaten kali ini, sudah dua kali saya merasakan permainan favorit sedari kecil.^^
Yup yup... Ombak banyu lah favorit saya!
Selain itu, menurut saya yang berkesan dari sekaten adalah bakso tusuk (loh???).
Biar kecil tapi nendang dilidah, apalagi bakso tusuknya pak Paijo. Hehehe... *trust me!*
Ada juga nich yang sudah ditunggu dan dinanti para insan dunia fashion untuk mendapat barang murah tapi bagus dan bermerk. Tidak lain dan tidak bukan adalah, jeng jeng jeng... Awul - awul!
Biasanya pedagang baju - baju bekas ini menggelar setumpuk gunung dagangannya di bagian timur sekaten. Mumpung belum kehabisan, ayo serbuuu...!
Awul - awul... I'm comin!!! 
Yihaaaaaaa...!!!





Yang berkesan lagi, yaitu ditiadakannya tarif masuk sekaten (yang selalu menghantui pada perayaan sekaten sebelumnya).
Horeee!! *tepuk tangan dan acungan jempol untuk penyelenggaranya*
I think it's very great idea... (*o*)
Masa' pesta rakyat yang bertujuan menghibur rakyat harus pakai tiket masuk?? Apa kata dunia?!
Kalau diteruskan, mungkin masyarakat justru malas dan ogah untuk datang karena keberadaan tiket masuk tersebut.
Dan lagi (mendengar keluh kesah beberapa pengunjung), tarif parkir yang berlaku cukup meraup kantong juga ya...? *kayaknya tiket parkir juga perlu diperhatikan lho Bapak penyelenggara*

Terlepas dari itu semua.
Mari lah datang... Mari lah datang...
Mari mari mari mari mari lah datang... Ooooo... *ala Vicky Shu*
Datang ke sekaten tentunya... :D
Jangan lupa ajak ayah, ibu, kakak, adik, keluarga, dan pacar ya.
Mari menikmati pesta kita ini!^^

Jumat, Desember 23, 2011

Cita Canda Ceria WISUDA

6 Desember 2011

Hari wisuda datang jugaaa...^^
Setelah acara formal berlangsung di auditorium kampus saya tercinta STMM "MMTC", I've a fun photo session with Lenjer Family.
Kami mengabadikan moment mahal ini di Studio Colorful Photography, wohhhooooo...!! :D






Meski teman kami, Annisa, belum wisuda tahun ini bersama kami because now she is an artist :)
Jelas hal ini membuat kami bangga!
Semangat untuk perjalanan kariernya, Bojo..... *panggilan saya dari SMA kepada mbak Annisa* 

Kami pun senang sekaligus terharu... *berlinang air mata* 
Karena teman ayu ini menyempatkan diri untuk hadir di acara wisuda dan (tentu saja) sesi photo studio, hohoho... :D






Gaya ala Chibi :D *chibi chibi waw waw waw*

Para pria pun bersedia narsis untuk melengkapi senyum kami.
Sebenarnya sich dua pria juga wisuda bersama kami tahun ini, congrats mas Galih dan mas Rengga :)

Dan kami pun bercerita dalam photo, dengan tema "Why am I still alone?!"
Bisa dibilang refleksi dari seorang Lenjer Hijau yang masih 'sendiri', hihihi... *PISS, NICK!*

Yah, semua punya gandengan...

Para pria yang nggak tega, akhirnya memberi bunga ^^

Lenjer pun memberi balon biar Nicky ceria lagi

Senyum dan tawa pun mengembang

Nicky nggak sedih lagi deh...

Dan mumpung ada photo dengan ruang kosong, akhirnya tangan gatal saya pun mengutak - atik photo tersebut menjadi seperti ini...
Jreeennnggg.......................... ^______^


Have a nice day, LENJER...
q(^^)p *lambai - lambai*

Senin, Desember 19, 2011

BIENNALE JOGJA XI 2011

"Yeiii... Biennale ada lagi!!" begitu perasaan senang saya saat melintas di perempatan Sagan yang terpampang poster jumbo Biennale 2011.
Berhubung lampu sudah berkedip - kedip dan berubah menjadi hijau, saya jadi tidak sempat melihat tanggal yang tertera.
Melirik pun, justru klakson bus yang saya dapat. Haduuuhhh... (-_-)"

Selang beberapa hari kemudian, ada sms masuk...
"Kakak, ada Biennale loh."
Dan balas - membalas pun dimulai...
"Iyaaa... Kapan kakak bisa kesana?"
"Nggak usah di planning, langsung pancal aja."
"Olrait..."

Rabu, 30 November 2011.
Tibalah hari tanpa rencana disaat jadwal kakak dan saya free. Ayeeeee...
Selepas Maghrib duo Gemezin Girlz ini melancarkan aksinya untuk narsis alias berphoto ria di Taman Budaya Yogyakarta, lokasi langganan Biennale diadakan.
Here we go! Auuuwwwww... :P




Biennale Jogja yang menjadi event dua tahunan yang telah berlangsung sejak tahun 1988, kali ini berfokus pada usaha untuk mengorganisir Biennale yang berskala internasional dalam membangun dialog, kerjasama dan kemitraan antarbangsa.
Seri Pertamanya, Shadow Lines. Yang akan diselenggarakan dari 26 November 2011 sampai 8 Januari 2012.
Merujuk pada garis imajiner yang membawa orang - orang untuk bersatu, dan sekaligus memisahkan mereka. Shadow Lines juga menyaran pada batasan geo - politis dan penciptaan negara modern di Asia Selatan.

Oleh karena itulah, Biennale kali ini bertema Biennale Jogja XI - Equator #1 Shadow Lines Indonesia Meets India.
Mengapa India??
Karena sejarah keragaman Indonesia selalu berhubungan dengan India sejak India memberi pengaruh besar pada Kebudayaan Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, dan beberapa kelompok etnis di wilayah Timur kepulauan Indonesia.
India dan Indonesia kemudian memiliki beberapa kemiripan, sementara juga menunjukkan perbedaan - perbedaan dalam konteks keragaman budaya.
Inilah yang membuat saya semakin bersemangat, karena India merupakan salah satu negara favorit saya yang kental akan budaya :)





Jujur saya mulai mengenal negara ini dari film - filmnya om Shahrukh Khan. Hehehe... :D
Tak kenal maka tak sayang...
Agaknya istilah ini tepat menggambarkan masyarakat Indonesia yang mengenal India dari perfilmannya. Hal ini dapat dilihat seberapa antusiasnya bila kita menonton filmnya kemudian menirukan nyanyian dan bergoyang ala India.
Akhirnya kita pun mengenal pemeran wanita ayu yang bernama Kajol, siapa aktor film Kabhi Khushi Kabhi Gham, lagu asyik berjudul Koi Mil Gaya, Sang Inspektur Vijay, dan lain sebagainya.
Sampai - sampai Briptu (dulunya) Norman pun terkenal seantero negeri ini gara - gara kepiawaiannya menirukan goyangan Chaiya Chaiya Sang Raja Bollywood.
Tahu begitu, dari dulu saya upload saja video gokil India - an aksi keluarga dan teman - teman saya.
Hoho... (^o^)




Bagi saya, banyak informasi menarik yang terungkap setelah memasuki pameran ini. Salah satunya tentang Keluarga Kapoor.
Saya kira nama Kapoor seperti nama di Indonesia, contoh saja Rachmawati (nama saya), yang sebenarnya bukan merupakan marga tapi begitu banyak (baca : pasaran) bertebaran dan dipakai.
Heee... :P
Ternyata nama Kapoor di India merupakan sebuah keluarga dan mereka mendominasi Bollywood, wow!
Makanya Kapoor pun bertebaran dihampir banyak industri hiburan.
Kalau nama saya jadi nama India, mungkin jadi Rachmalhotra kali ya??? Hihihi... *jadi pengen punya nama India*
Silahkan lihat bagan di bawah ini untuk keterangan tentang The Kapoor Clan lebih lanjut.



Untuk olahraga, ternyata Kriket sangat populer di India.
Kriket merupakan olahraga tim yang dimainkan antara dua kelompok yang masing - masing terdiri dari sebelas orang.
Dalam memainkannya kriket menggunakan pemukul ("bat") dan bola. Tujuan permainannya adalah untuk mencetak lebih banyak run (angka) dibandingkan tim lainnya.
Permainan kriket dapat berlangsung hingga lima hari dan dapat berlangsung enam jam atau lebih setiap harinya.
Di India sendiri, pada mulanya permainan ini diperkenalkan oleh pedagang Eropa yang tergabung dalam East India Company sekitar tahun 1700 - an.
Tahun 2011, tim nasional kriket India menjadi juara dalam Cricket World Cup, yang merupakan kemenangan kedua setelah tahun 1983.
Cuit cuit... Congratulation yah!! 
(^^)b


Masakan India akan langsung dikenali dari penggunaan rempah - rempahnya.
Biasanya rempah - rempah yang sering dipakai dalam masakan India adalah cabai, biji sesawi hitam, jintan putih, kunyit, klabet, asafetida, jahe, kayu manis, ketumbar, bawang putih, dan ajwain.
Hmm... Bisa terbayang rasanya yang sangat khas, 'kan?

Dan tahukah Teman, kalau cabai terpedas di dunia berasal dari India?
Cabai yang terlihat seperti cabai pada umumnya ini bernama Bhut Jolokia, dengan tingkat kepedasan mencapai 1.001.304 skala Scoville (satuan ukuran tingkat kepedasan cabai).
Itu berarti 10 kali lipat dari cabai rawit biasa!
Hebatnya, seorang wanita berumur 28 tahun bernama Anandita Dutta Tamuly berhasil memecahkan rekor dunia Guinness, dengan menyelesaikan tantangan memakan 51 cabai hanya dalam waktu dua menit saja. 
Amazing!! (*o*)
Sayangnya di pameran ini tidak ada penampakan cabai kecil keriput ini, (atau saya yang datang terlalu awal?) padahal sebenarnya saya ingiiiiin sekali mencoba cabai ini.
Meski saya tahu pada akhirnya akan panas dingin, megap - megap, jejingkrakan, dan kapok. Tapi sebagai penyuka pedas sepertinya itu merupakan tantangan tersendiri, hehehe... *begaya*



Beberapa hal yang lekat dengan tradisi India adalah mehndi, bindi, dan saree. Yang semuanya bisa pengunjung ketahui juga di sini.
Ada salah satu mehndi yang saya suka, gambarnya mengingatkan saya dengan tattoo spidol buatan Amink :D
Just my opinion...
Sepertinya bakal lebih seru lagi kalau ada stand pembuatan mehndi dan bindi, plus stand peminjaman saree yang tentu saja untuk sesi pemotretan...
Hehehehehe... *ide seorang narsis*


Mehndi yang unyu sekaleee... ^^



Ayo ayooo...!
Bagi yang belum mengunjungi Biennale Jogja 2011, segera tancap gas menuju TBY di selatan pasar Beringharjo.
Atau silahkan ke Jogja National Museum yang letaknya tidak jauh dari lokasi pertama, di jl. Amri Yahya, Gampingan, Yogyakarta.
Pastinya asyik, penuh informasi, juga bisa narsis sampai jungkir balik pun tidak akan ada yang marah *curhat :D*
And of course... You won't regret it!! 
(^,~)
 
Salam... *ala orang India*



thanks to ^^ :
Wikipedia
Biennale Jogja