ALOHA...

this is Ri-chan world about culinary, tourism, fashion, hobbies, experience, and all of fun...
Tampilkan postingan dengan label Must Watch. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Must Watch. Tampilkan semua postingan

Minggu, Juni 24, 2012

VOTE Gemezin Girlz at K-POP ObseSHE

Anyeonggg... :D
Aloha... :D
Hellooooo..... :D

Saya butuh bantuan nih, teman - teman... *lama nggak nongol, sekalinya nongol ada maunya :P*
Ceritanya begini...
Saya bersama dua orang teman, sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) eh... Maksud saya, kakak (Uen) dan adek (Sindy-anggota baru GG).
Kami mengikuti video competition yang diadakan SHE.
Salah satu penjurian, dinilai dari banyaknya vote yang didapat.
So, kami sedang butuh banyak vote nih!
Mohon dibantu yak, prok prok prokkk... *ala pak Tarno*

Biar nggak salah vote, ini nih video kami...


Hahahahaha...
Maafkan kelakuan kami yah... >,<

Nah... Bagi yang sudah nonton apalagi ketawa ngakak, wajib ngevote lho yaaa...!!! *maksa*
Caranya...
Klik link ini https://www.facebook.com/SHElalaland/app_408124065873056
Lalu klik "VIDEO GALLERY", tunggu sampai keluar kotak kecil authorized dan klik "LOG-IN MENGGUNAKAN FACEBOOK".
Selanjutnya pilih video "GG" by Rizki Rachmawati, seperti penampakan di atas.
Yang terakhir klik "VOTE" pada label berwarna pink. :D

Gampang banget kan, Guys... ^^b
Tapi bagi yang nggak bisa voting, jangan gundah - gulana, susah dan bersedih hati.
Hal ini berhubungan dengan settingan di browser masing - masing. Pilih sesuai dengan browser yang digunakan yaaaaa...

GOOGLE CHROME
1. Klik tombol yang seperti obeng/kunci (setting) di kanan atas
2. Klik "setting"
3. Klik "under the hood"
4. Klik tombol "content settings" (paling atas, sebelah kanan tulisan "privacy")
5. Scroll ke bawah sampai nemu tulisan "pop-ups" di sebelah kiri
6. Klik pada lingkaran "allow all sites to show pop-ups"
7. Tutup browser kamu. Coba buka lagi facebook dan aplikasi K-POP ObseSHE. Coba vote kembali :D

Atau..
1. Klik tombol yang seperti obeng/ kunci (setting) di kanan atas
2. Klik "setting"
3. Klik "show advanced settings"
4. Klik "content settings" dibawah "privacy"
5. Scroll ke bawah sampai nemu tulisan "pop-ups"
6. Klik pada lingkaran "allow all sites to show pop-ups"
7. Tutup browser kamu. Coba buka lagi facebook dan aplikasi K-POP ObseSHE. Coba vote kembali :D

MOZILLA FIREFOX
1. Klik "tools"
2. Klik "options" (paling bawah di menu tools)
3. Klik "content"
4. Pastikan di box "block pop-up windows" tidak ada ceklis/centrangnya.
5. Klik OK
6. Tutup browser kamu. Coba buka lagi facebook dan aplikasi K-POP ObseSHE. Coba vote kembali :D

INTERNET EXPLORER
1. Klik "tools" (kanan atas)
2. Pilih "pop-up blocker"
3. Pilih "turn off pop-up blocker"
4. Kalau hanya ada pilihan "turn on pop-up blocker", artinya "pop-up blocker" di browser kamu sudah dalam keadaan off, jadi nggak perlu diubah lagi
5. Tutup browser kamu. Coba buka lagi facebook dan aplikasi K-POP ObseSHE. Coba vote kembali :D

Satu vote dari kalian sangat berarti bagi kami, karena 100 vote tidak akan ada tanpa 1 vote...
Buat teman - teman yang sudah vote,
TERIMAKASIH VERY KAMSAHAMNIDA... :D

Kamis, Februari 09, 2012

Keasyikan FLOWER BOY RAMYUN SHOP

Ada sebuah drama Korea baru nich yang membuat saya berbinar - binar...
Selain ceritanya segar dan antik, tentu saja karena kehadiran Jung Il Woo sebagai pemeran utamanya.
Hahaha... *ketahuan*
Sebenarnya saya sudah menghabiskan drama 20 episode ini sebelum menonton 49 Days. Pesona abang Il Woo lah yang menggugah saya untuk menonton dramanya yang lain, hihihi... (*v*)

pict from here

Seperti kebanyakan drama Korea yang idenya, yaitu, perseteruan pria kaya dengan wanita miskin, Flower Boy Ramyun Shop pun bercerita tentang hal itu.
Hanya saja, cerita mengalir berbeda dengan drama yang lain.

Cha Chi Soo adalah seorang pria kaya raya yang baru saja kembali dari Amerika. Sedangkan Yang Eun Bi adalah seorang guru wanita magang yang ayahnya penjual ramyun.
Mereka berdua bertemu secara tidak wajar di toilet, saat Cha Chi Soo melarikan diri dari kejaran anak buah sang ayah.
Cerita berlanjut ketika keduanya bertemu di sekolah, Yang Eun Bi mengira Cha Chi Soo yang lihai merayu itu seorang mahasiswa tingkat akhir dan akan bekerja.
Ternyata pewaris tunggal perusahaan Cha ini adalah seorang pemuda yang akhirnya memutuskan melanjutkan sekolah.
Banyak kehebohan terjadi, yang akhirnya membawa Yang Eun Bi melanjutkan warung ramyun sang ayah.
Dan Cha Chi Soo pun bertekad magang menjadi salah satu karyawan warung ramyun tersebut.
O o... Bagaimana kelanjutan ceritanya???
Nonton sendiri yah... Hohoho... *paling suka bikin orang penasaran^^*

Sesuai judulnya, karakter yang ada dalam drama ini memang membuat mata berbinar dan unik luar biasa.
Ada seorang koki jangkung dengan panggilan 'Pillar' yang hobinya tidur dimana saja. Seorang pemuda normal yang hobinya membersihkan wajah dan merajut. Seorang pemuda lainnya yang brutal tapi tetap setia saat diduakan sang kekasih.
Dan tentu saja yang paling menarik (menurut saya) adalah karakter Cha Chi Soo yang terlihat playboy tapi akan menjadi seperti anak kecil saat merengek minta sesuatu.
Kata - kata seperti "Banjjak... Banjjak..." dan "No problem!" yang sering dia lontarkan pun sekarang menjadi trend (bagi saya).
Ditambah rambut coklat keorenannya yang (saya rasa) sangat cocok plus menambah charming abang Il Woo eh maksud saya Cha Chi Soo. *ouuupzzz... nyebut bang Il Woo lagi*

Very very very LOVE him with his ORANGE HAIR!!! :D
Abaaaaannnggg... liat sini dunk... *jepret - jepret*

pict from here

Yang mengejutkan saya, yaitu, salah satu soundtrack drama ini 'Happy' dipopulerkan oleh Mocca!
Wow, that's so great and surprising!!! *mendadak suka Mocca*
Dalam drama ini dibawakan oleh Yuria - Happy tentu saja dengan lirik yang berbeda.
Silahkan mendengarkan... ;D
Sambil nonton drama konyolnya yaaa... *replay adegan pake baju tidur di kereta*

Sabtu, Januari 21, 2012

49 DAYS, Saat Berada di antara Hidup dan Mati

Teman, sudah nonton drama Korea 49 Days yang baru saja selesai tayang disalah satu stasiun TV swasta kita???
Mungkin drama ini memang non - fiksi, tetapi melihat realita bahwa drama ini menceritakan tentang kematian. Hal yang pasti dialami semua makhluk yang hidup.

Bercerita tentang Shin Ji Hyun, cewek yang mempunyai kehidupan sempurna. Dia kaya, ceria, baik hati, polos, dan akan menikah dengan tunangan yang dia percaya sebagai takdirnya.
Tetapi semua berubah ketika Ji Hyun kecelakaan dan koma, rohnya berada di antara hidup dan mati.
Bertemu dengan Scheduler alias Sang Pengatur Jadwal yang memberikan Ji Hyun pilihan, untuk langsung mati atau mengikuti 'ujian' 49 hari.
Ujian 49 hari lah yang dipilih Ji Hyun, karena dia masih ingin hidup bersama orang - orang yang dia cintai.
Misinya adalah mencari tiga mata air orang yang murni dan mengandung 100% cinta kepadanya. Dan untuk membantu ujian tersebut, Ji Hyun diperkenankan memakai tubuh seorang manusia bernama Song Yi Kyung yang hidupnya sangat kesepian.
Awalnya ujian 49 hari terlihat sepele baginya, tetapi kenyataan pahit harus dia terima bahwa sebenarnya sedikit bahkan tidak ada orang yang mencintainya kecuali orangtuanya.

Selanjutnya..................
Kelanjutan cerita, nonton sendiri yaaa.....
Hohoho... ^^

pict from here
Sebenarnya saya tidak tahu lho kalau drama ini sedang diputar di TV, saya malah nonton di leppi sehabis copy di warnet, ehehehe... *garuk - garuk*
Dan sebenarnya (lagi) saya lebih tertarik dengan cerita Sang Pemilik Tubuh a.k.a Song Yi Kyung yang putus asa karena kehilangan satu - satunya orang yang dicintai dan mencintainya.
Yup, tentu saja karena abang ganteng, Jung Il Woo yang nongol sebagai pacarnya onnie Song Yi Kyung, heee... *lambai - lambai pake saputangan*

And of course, drama ini bagus dan menyentuh sekali!!!
Tentang kasih sayang orangtua, persahabatan, romance, dan kematian, semuanya logis teramu disini.
Meski ada satu dua hal yang kurang logis menurut saya.
Pertama reaksi seorang ibu saat pertama bertemu dengan anaknya yang hilang bertahun - tahun lamanya, padahal sang anak di depan mata kenapa tidak langsung dipeluk saja?
Kedua, setelah menemukan orangtuanya kenapa sang anak masih tinggal sendiri di kontrakan dan tidak pindah ke rumah orangtuanya ya? *garuk - garuk*
But, nila setitik ini tidak merusak keseluruhan cerita kok... :D

Ada pula dua keinginan yang berbeda didalamnya. Yang hidup ingin mati dan yang diambang kematian ingin hidup kembali.
"Kamu akan merasakan bagaimana inginnya kamu hidup bila sudah merasakan kematian."
Tapi bagaimana mungkin yang mati bisa hidup kembali??
Kecuali kalau itu mati suri. Tetapi tidak semua orang akan mati suri kemudian bisa hidup kembali untuk memperbaiki hidupnya kan??

pict from here
Mengambil pesan yang terkandung dalam drama ini, saya pribadi sich jadi semakin berhati - hati dalam bertindak, memperbaiki ibadah sebagai tabungan kematian kelak, dan tentu saja lebih menghargai hidup yang hanya sekali ini :)
Mulai saat ini hidup akan saya buat lebih indah, bermakna, dan berwarna. Dan juga jadi ingin melakukan semua hal yang belum pernah saya coba dan tidak akan bisa saya lakukan bila kematian menjemput.

Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan datang pada kita. So, sebelum itu terjadi cintai dan hargailah hidup dan kehidupanmu...
LIFE IS SO BEAUTIFUL!!! ^^

Senin, November 21, 2011

A CRAZY LITTLE THING CALLED LOVE a.k.a First Love

Sumpaaaahhh ni film nyebelin!!!!!
Gimana nggak??!! Sebagian besar cerita di film ini seperti yang kubayangkan pengen kubuat, AAAKKKHHH...!!!
And, yeah... It's based on true story too, hanya saja ending - nya berbeda. Nggak seindah yang ada di film alias ngambang, ha... ha... *tawa miris* (T_T)
But that just past, so forget it! (ini bukan ajang curhat, Dear *yoi mamen*)

Kembali ke film.
Ceritanya tentang seorang cewek (yang menurut orang berwajah biasa saja) bernama Nam, yang sangat menyukai Shone (cowok super ganteng dan super populer di sekolahnya).
Dari itulah, maka Nam berusaha menjadi cantik untuk menarik perhatian sang pujaannya. Tetapi sayang, yang tertarik padanya justru sahabat Shone. Bahkan sampai keduanya putus (jadian karena terpaksa), sahabatnya ingin Shone berjanji buat nggak pacaran dengan Nam.
Mungkin setelah lihat film ini bakal ada yang bilang, "Memang ini beneran?"
Melihat perjuangan Nam untuk menjadi cantik yang sepertinya diluar nalar, tetapi memang benar aku mengalaminya!
Apa saja bisa terjadi dan dilakukan karena cinta.
Because "LOVE can win everything especially fear" :)
Termasuk ketakutan dalam menghadapi diri sendiri. Tapi sepertinya Shone masih takut menghadapi sahabatnya ya, oupsss...

Buat film ini, yang aku ingin acungi jempol adalah divisi makeup - nya. Kok bisa ya bikin seluruh tubuh hitam gitu??? *masih mikir sampai sekarang*
Meski kurang berhasil membuat para temannya berubah menjadi dewasa, but it's ok lah...
Adegan yang aku suka, saat Shone membuka buku kumpulan photo Nam dan sekilas flashback - nya (meski terlalu singkat). Ya ampuuunnn, adegan kayak gitu yang aku pengen muncul diceritaku!
Uniknya, setiap menyebut nama selalu pakai 'P' ya? Atau mungkin ini panggilan semacam 'chan' (dalam Jepang) dan 'ah' (dalam Korea)???
Dan film Thailand ini berhasil membuatku kembali ke suatu memori saat masih SMA, haaa...
Plus... Tentu saja membuatku melted oleh ketampanan aktor utamanya. Hahaha... :D

pict from here

I think he's cute, uwwooo... (*o*)
His name is Mario Maurer ^^ (hai cowok! *lambai - lambai*)
pict from here
So, nggak bakal bosen deh muter ni film sehari tiga kali... *makan kaleee sehari tiga kali...*
Nonton lagi yuk! :P

Senin, Oktober 31, 2011

Nonton Bareng TRANSFORMERS 3 : DARK OF THE MOON

24 Agustus 2011

Postingan lama sich sebenarnya, hanya baru saja saya munculkan. Hee... *kelamaan*
Di sela puasa dua bulan lalu, saya, Nyoz dan Kelompok Bermain (Venti dan Botis) nonton bareng Transformers 3D di XXI jalan Solo.
Hari itu lumayan nggak antri panjang seperti biasanya, mungkin karena sebagian manusianya sudah mudik kali yak??? *untung yah*
Tapi meski nggak antri, kok kursinya sudah hampir full yaaa... Dan menyebabkan kami dapat kursi di tribun depan, ngek ngok... -_-"
Alhasil, kami nontonnya dengan posisi ndhangak (baca : mendongak). Film yang seharusnya 3D itu pun jadi seperti layar tv saja, haduuuhhh...

pict from here

But, terlepas dari kursi posisi kurang mengenakkan itu, filmnya bagusss banget!!!
Masih seputar Decepticons yang ingin menguasai bumi, tetapi kali ini mereka berhasil memperalat mantan tetua Autobots untuk membuka portal antara bumi dan Cybertron.
Kalau menurut saya nich, disaat idealisme harus berbenturan dengan keadaan dan persahabatan.
Yup, sang mantan tetua lebih memilih menghadirkan dunia Cybertron bersama Decepticons daripada disebut robot dan (merasa) diperalat manusia *yeah... mereka aliens, Bung*
Wow, pernah mengalaminya?! Saya harap semoga pilihan teman - teman lebih bijak daripada sang mantan tetua Autobots ini ya...
Untuk cerita lengkapnya, silahkan nonton sendiri deh. Hehehehe...

Adegan yang paling saya suka, yaitu, saat Sam Witwicky yang sedang berada di dalam Bumblebee (mobil) tiba - tiba harus terpental sebab sang mobil harus berubah karena terjadi penyerangan. Tapi untungnya Bumblebee menangkap sobatnya itu dan berubah menjadi mobil lagi, hohoho...
Kebayang banget gimana rasanya bo'!!! Seperti naik tornado yang erorrr!!! Ahahahaha... :D

Kalau adegan sedih, menurut saya, saat semua Autobots tertangkap dan akan ditembak satu - persatu.
Huwaaaaa...!!! Sam melihat dengan jelas sobat yang selalu menolongnya itu akan ditembak secara membabi buta tapi tidak bisa berbuat apa - apa, ouch.. ouch... ouch!!! 

pict from here

Pesan dari film ini (lebih dari kebaikan akan menang melawan kejahatan) :
  1. Perebutan kekuasaan dan keserakahan tidak akan menghasilkan apa pun selain penderitaan *berasa pernah tau, dududu...*
  2. Jangan remehkan hal kecil, meski terlihat sepele ternyata berakibat luar biasa. Betul betul betul??? Hal inilah yang membuat saya menyukai dua tokoh Autobots paling imut, yang berkat kepolosan mereka lah akhirnya Decepticons perlahan berjatuhan dan kalah.
Sebenarnya saya suka juga dengan Decepticons yang kerjanya mirip gilingan, wer weerr weeerrr...
Lumayan buat giling daging, 'kan? Hihihi... :P

Kamis, September 29, 2011

Dear DEATH NOTE

Akhirnya saya nonton Death Note! Setelah sekian lama seorang teman merekomendasikan film ini. Hehehe... *telat dech bo*

Cerita singkatnya...
Suatu hari terjadi kematian para kriminal secara tiba - tiba akibat serangan jantung yang aneh.
Sampai muncul di dunia maya sosok Kira yang mengaku telah mengeksekusi para kriminal yang tidak pernah diadili oleh para penegak hukum.
Dan dilakukanlah penyelidikan rahasia oleh kepolisian bersama detektif misterius, L. Yang mana penyelidikan itu mengarah kepada seorang mahasiswa hukum bernama Light Yagami.

Kelanjutan ceritanya...
Nonton sendiri aja yaw, hahahahaha...-^o^-


Keseluruhan ceritanya sich oke punya, apalagi bagi penggemar film detektif. Meski (menurut saya) di beberapa adegan ada yang janggal.
Seperti, death note - nya menjadi 3 buah padahal seharusnya hanya 2 (atau saya yang salah hitung ya???hehe...). Atau saat "Kira" dijebak tetapi dia tidak menyadarinya, padahal dari awal dia seorang yang sangat teliti dan cermat.
Dan saya kurang suka dengan ending - nya. Bagi saya kematian "Kira" terlalu biasa dan damai, padahal dia adalah pembunuh para kriminal mengerikan.
Bayangan saya sich matinya dengan mata melotot plus mulut menganga macam di film horror The Ring, hehe... *hellooo, ini bukan sinetron Indonesia yang matinya ada belatung ato ulat yaaa...*


Pesan yang saya tangkap dari film ini adalah... Manusia memang serakah dan egois!
Dalam hal ini, untuk menutupi jati dirinya sebagai "Kira", seseorang yang menjunjung tinggi keadilan pun akhirnya harus terus melakukan kebohongan dan pembunuhan demi dirinya sendiri.
Bahkan lebih mengerikan lagi, dia membuang rasa sayang terhadap orang - orang terdekatnya. Dia merasa berada di atas awan, padahal di atas awan masih ada awan, Bung...
Pada akhirnya apa yang dia percaya pun tidak bisa dipercaya karena semua berawal dari nafsu saja. Ironis sekali... *angguk - angguk geleng - geleng*
Mungkin kalau death note benar - benar ada di dunia ini, akan sangat mengerikan ya?!
Tentu saja, karena sang pemilik akan menjadi orang terkejam dari pada para kriminal macam apa pun dan setan manapun yang mengatasnamakan keadilan atau dendam sebagai alasan perbuatannya.

Untungnya sich buku itu cuma ada dalam cerita ya, Guysss...
Kalau saya nich, inginnya buku yang bisa mewujudkan barang apa pun. Sepertinya akan lebih berguna kan... Macam barang punya Doraemon atau kapurnya Chalk Zone, hihihi...
Of course... Yang akan saya gambar pertama kali adalah kamera! Hahaha...! *obsesi punya DSLR*