ALOHA...

this is Ri-chan world about culinary, tourism, fashion, hobbies, experience, and all of fun...

Senin, Juli 11, 2011

Bakso BAWOR is The Best!!!

Hobby makan bakso???
Sama donk kayak saya (tapi mungkin kalau teman - teman hobby bakso aja ya, nggak hobby makan juga, hehehe)...

Nih, ada 1 referensi warung bakso yang never ending - lah maknyusnya!!
Bakso Bawor, letaknya di..........(berpikir lumayan lama)
Sebenarnya alamat jelasnya saya tidak begitu paham, masih di kawasan Samirono tapi tempatnya agak pelosok :P




Patokannya, dari timur perempatan sebelum GOR UNY belok kiri. Tidak jauh kita bakal menemui masjid, lalu belok ke kanan sampai gang ke - 2 ada rumah berwarna hijau. Kemudian belok ke kiri ikuti jalan berkelok dan di ujung kita sampai deh di tujuan ^^

Yang dari arah Sagan, Galeria ke utara bisa juga lewat melalui gang samping outlet sport Adidas.
Nanti ada jalan menurun yang sebelah kanannya adalah asrama, setelah tanjakan lurus sampai pertigaan di ujung belok kanan.

Atau mungkin yang dari arah Jl. Solo (pertokoan Gardena), bisa masuk gang sebelum toko muslim An - Nisa. Ikuti saja jalan berkelok yang mengarah ke utara. Setelah menemui perempatan, belok kiri. Bawor sudah kelihatan dan menunggu kita untuk datang, hohoho...*tawa Sinterklaas*

Bagi yang jauh dari Samirono???
Ouw... Tenang saja, tenang saja...
Bawor buka cabang dimana - mana kok.
  1. Daerah Babarsari dekat komplek Yadara
  2. Daerah Gedong Kuning dekat Gembira Loka
  3. Daerah jakal (jl. Kaliurang) pertigaan lampu bangjo KM 9,5

Di sini tersedia bakso dan mie ayam yang harganya sesuai dengan porsinya :D
Kisarannya sekitar Rp 6.000 - Rp 8.000
Kalau saya ke sini, biasanya menghabiskan 1 porsi mie ayam bakso plus 1 porsi bakso urat kuah...

Memang warungnya sederhana, but don't judge the taste from the stand lho!
Kalau sudah mencoba, pasti sakau (sakit karena kau - Bawor)...
Auw, auuww, auuuwww.................!!!



My lovely lah pokoknya...
d(^-^)b

Selasa, Juli 05, 2011

Melepas Penasaran di BENTENG ROTTERDAM

16 Februari 2010

Selama di Makassar, saya selalu melihat petunjuk jalan menuju Benteng Rotterdam.
Sampai akhirnya saya minta mommy untuk mengantar ke benteng tersebut.
Hari pertama, rencana sempat tertunda karena langit berubah mendung, gelap, dan hitam.
Keesokan harinya, kami berangkat pagi agar tidak kesorean yang biasanya mulai mendung.

Yup, yup...
Keturutan juga deh saya menginjakkan kaki di tempat bersejarah ini (saya jadi rindu dengan Benteng Vredeburg di Jogja)
Ditemani seorang bapak guide, yuk marrriiiyyy...







Meski tidak memutari keseluruhan benteng (ada tempat lain yang tersembunyi but mommy mengajak cepat saja), beruntung saya dapat beberapa poto seru...^^









Sang bapak guide menjelaskan bla bla bla (panjang lebar dengan penuh semangat dan berapi - api)...
Tapi maaf Pak, saya nggak menangkap beberapa bagian (efek diburu - buru mommy jadi lebih mengutamakan poto dibanding segalanya) :P







Biar perjuangan sang bapak guide menjelaskan tempat ini pada saya tidak sia - sia, saya searching saja ya (kurang lebih seperti yang tertulis di bawah ini)...
Hehehe... :D

Fort Rotterdam atau Benteng Ujung Pandang (Jum Pandang)
Adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo.
Letak benteng ini berada di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke - 9 yang bernama I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa'risi' Kallonna. 
Awalnya benteng ini berbahan dasar tanah liat, namun pada masa pemerintahan Raja Gowa ke - 14 Sultan Alauddin konstruksi benteng ini diganti menjadi batu padas yang bersumber dari Pegunungan Karst yang ada di daerah Maros.
Benteng Ujung Pandang ini berbentuk seperti seekor penyu yang hendak merangkak turun ke lautan.
Dari segi bentuknya sangat jelas filosofi Kerajaan Gowa, bahwa penyu dapat hidup di darat maupun di laut.
Begitu pun dengan Kerajaan Gowa yang berjaya di daratan maupun di lautan.

Nama asli benteng ini adalah Benteng Ujung Pandang, biasa juga orang Gowa - Makassar menyebut benteng ini dengan sebutan Benteng Panyyua yang merupakan markas pasukan katak Kerajaan Gowa.
Kerajaan Gowa - Tallo akhirnya menandatangani perjanjian Bungayya yang salah satu pasalnya mewajibkan Kerajaan Gowa untuk menyerahkan benteng ini kepada Belanda. Pada saat Belanda menempati benteng ini, nama Benteng Ujung Pandang diubah menjadi Fort Rotterdam.
Cornelis Speelman sengaja memilih nama Fort Rotterdam untuk mengenang daerah kelahirannya di Belanda.
Benteng ini kemudian digunakan oleh Belanda sebagai pusat penampungan rempah - rempah di Indonesia bagian timur.

Di kompleks Benteng Ujung Pandang kini terdapat Museum La Galigo yang di dalamnya terdapat banyak referensi mengenai sejarah kebesaran Makassar (Gowa - Tallo) dan daerah - daerah lainnya yang ada di Sulawesi Selatan.
Sebagian besar gedung benteng ini masih utuh dan menjadi salah satu objek wisata di Kota Makassar.


Minggu, Juli 03, 2011

TRANS STUDIO Makassar

14 Februari 2010


I'm here!!! Hohoho... *tawa kemenangan*
YES, I'M IN THE TRANS STUDIO MAKASSAR!!!
\(^o^)/

Setelah ngebo seharian sepulang dari Toraja, mommy daddy membawa saya kemari...
Perjalanan tidak memakan waktu terlalu lama dari rumah, sampai sana langsung 3 tiket kami sabet (sewaktu itu harganya Rp 100.000 sudah termasuk beberapa wahana gratis)
Sistem tiketnya pun seperti kartu isi ulang, yang bila sudah habis dapat kita isi lagi di counter yang tersedia.

Trans Studio Theme Park terdapat 4 kawasan dengan tema yang berbeda dan pastinya unik lho...
Kawasan pertama yaitu, Studio Central. Kawasan ini dikemas ala Hollywood era 60-an, seolah kami melangkah dalam gemerlapnya dunia hiburan.
Di sini kami langsung masuk Trans City Theatre menonton drama musikal Jason Mencari Cinta.
Keluar dari tempat pertunjukkan, kami lanjut masuk ke Studio Tour yang di dalamnya terdapat Wax Museum artis - artis Indonesia. Masih serangkaian di sini juga menyuguhkan pertunjukkan Pinky Boy dan efek green screen yang membawa kami kemana saja...^^

Disambut kucing berseragam Trans crew







Salah satu adegan Jason Mencari Cinta





Kawasan Magic Corner berisi semacam stand - stand yang berbau magis...
Yang tertantang mau uji nyali, di sini ni tempatnya. Karena pengunjung akan menemui stand Dunia Lain...
Kalau saya sich, poto - poto aja lah yauuu... :P








Di kawasan Lost City, pengunjung diajak untuk berpetualang...
Ada stand Si Bolang dengan desain rumahnya yang unik dan stand Jelajah yang membawa pengunjung menikmati serunya main di seluncur air. Auuuwwwww...!!! 
*songong mode-on, berasa sudah merasakan naik wahana ini padahal belum sama sekali*




Terakhir ada kawasan Cartoon City yang berwarna - warni seperti pelangi turun ke bumi membawa bidadari menyenangkan hati semerbak mewangi sepanjang hari bagai melati *lebay kehabisan obat*
Pokoknya di sini, ucul - ucul unyu - unyu gituuuuu...
Penasaran??? Datang aja deh,hehehe...(^^)v









Kebetulan nih guys, pas kami datang kemari ada perayaan Gong Xi Fa Cai. Jadi ada pawai dan drama tentang perayaan Cina ini.
Selain saat perayaan, Trans Studio memang punya jadwal sendiri kok untuk pertunjukkan berbeda setiap harinya (atau setiap minggunya).

Memang kami seharian berada di sini, tapi kami hanya jalan, poto, duduk, masuk wahana yang gretong (baca : gratis), jalan lagi, poto lagi, duduk lagi, masuk wahana yang gretong lagi.
Mungkin bawaan rasa capek dari perjalanan ke Toraja sebelumnya (dan saya hanya bersama mommy daddy, so nggak ada yang bisa diajak menggila menikmati wahana memacu adrenalin yang lain), jadi kami menghabiskan waktu untuk bermalas - malasan :D

Tapi akhirnya (setelah melihat kemelasan saya), mommy mengajak masuk wahana yang tidak mengeluarkan suara (teriakan) dan keringat.
Daddy pun me-recharge 'pulsa' yang habis di Kasir Isi Ulang. Dan kami memasuki... jeng jeng jeng...
Bioskop Spongebob, hahahahaha...(tawa ala Spongebob)
Ternyata seru juga lho, bioskopnya 4D (jadi setiap pengunjung dibagi 1 kacamata, tapi harap dikembalikan ya setelah selesai pertunjukkan) dengan cerita kehidupan ajaibnya Spongebob...





Kurang lebih 6 jam kami berada di Trans Studio, uwooo...
Then, kami mencari makan malam. Ouch! I'm too hungry.....!!!
Raaooowwwwrrrrr.......................


sumber : http://www.transstudioworld.com/index.html